#PAKAR KEBIJAKAN PUBLIK UNEJ

Kami memiliki 36 berita tentang pakar kebijakan publik unej

Menteri baru diharapkan buat terobosan di tengah pandemi COVID-19

Sebanyak enam menteri dan lima wakil menteri yang dilantik Presiden Joko Widodo diharapkan dapat membuat formula terobosan ...

Dua menteri ditahan KPK, Pengamat: Presiden Jokowi harus evaluasi kinerja menteri

Pengamat politik Universitas Jember Hermanto Rohman MPA mengatakan momentum Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi kinerja para ...

Pengamat Unej: Debat publik Pilkada Jember tak sekadar menang-kalah

Pengamat politik Universitas Jember (Unej) Dr Muhammad Iqbal mengatakan debat publik Pilkada Jember 2020 tidak sekadar urusan ...

Pilkada Jember miliki tiga keunikan, apa saja?

Pengamat politik dan kebijakan Universitas Jember Hermanto Rohman mengatakan pemilihan kepala daerah yang digelar di Kabupaten ...

Pandemi COVID-19, Kebijakan moneter BI harus mampu gerakkan sektor riil

Pakar ekonomi Universitas Jember Adhitya Wardhono PhD berharap kebijakan moneter yang dikeluarkan Bank Indonesia mampu ...

Pakar: Panitia angket DPRD Jember bisa panggil paksa pejabat

Pengamat hukum tata negara Universitas Jember Adam Muhshi mengatakan Panitia angket DPRD Jember bisa melakukan pemanggilan paksa ...

Pakar Unej: Hak angket untuk jalankan fungsi pengawasan, bukan pemakzulan

Pakar kebijakan publik Universitas Jember (Unej) Hermanto Rohman mengatakan hak angket merupakan mekanisme ketatanegaraan dalam ...

Puskapsi: Pengangkatan banyak wakil menteri ingkari UU Kementerian Negara

Direktur Pusat Pengkajian Pancasila dan Konstitusi (Puskapsi) Fakultas Hukum Universitas Jember Dr Bayu Dwi Anggono menilai ...

Pengamat: Kabinet baru cerminan kepentingan politik 2024

Pengamat politik Universitas Jember Hermanto Rohman MPA menilai Kabinet Indonesia Maju yang disusun oleh Presiden Joko ...

Pengamat Unej: Penyederhanaan eselon harus ubah UU ASN

Pengamat kebijakan publik Universitas Jember Hermanto Rohman mengatakan penyederhanaan eselon yang disampaikan Presiden Joko ...